Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Monday, November 16, 2020

Exynos 1080 Chipset 5nm Pertama Buatan Samsung yang Mampu Menyaingi Qualcomm Snapdragon 865

 


AndrokuID, Bali - Samsung baru-baru ini meluncurkan system on a chip (SoC) unggulan mereka yang diberi nama Exynos 1080. SoC ini digadang-gadang mampu menyaingi atau bahkan lebih kuat dari SoC buatan Qualcomm yaitu Snapdragon 865. Dengan memakai teknologi 5nm EUV FinFET chipset Exynos 1080 buatan Samsung ini merupakan SoC ukuran nano paling kecil pertama yang pernah dibuat dan sudah cukup mumpuni bila dilihat dari peforma yang dihasilkan dengan SoC ukuran 5nm ini.

Exynos 1080 hadir sebagai penerus dari Exynos 980, dan dilengkapi dengan modem 5G terintegrasi. SoC ini diluncurkan dalam acara yang digelar di China, demikian dikutip GSM Arena, Jumat (13/11/2020).

 

Menurut Samsung sendiri, chipset Exynos buatannya berhasil menjadi prosesor terdepan dalam industri semikonduktor dunia. Pernyataan ini diperkuat dengan pernyataan CY Lee, Vice President of Marketing of Samsung Semiconductor S.LSI, smartphone Vivo akan menjadi ponsel pertama di dunia yang memakai Exynos 1080.

 


Exynos 1080 memiliki dapur pacu  CPU 8 core dengan 4 core Cortex-A78 berkecepatan 2,8GHz, dan Cortex-A55 2.0GHz. dan dengan dapur pacu tersebut exynos sudah bisa dikatakan mengungguli pesaingnya yaitu Qualcomm snapdragon 865 yang menggunakan ARM Cortex-A77 dengan kecepatan 2.42 GHz.  

Untuk GPU-nya sendiri, brand asal Korea Selatan ini sudah menanamkan Mali-G78 MP10. Pada GPU buatannya. Sama seperti prosesor terbaru keluaran 2020 dipasaran saat ini, Exynos 1080 juga sudah support koneksi 5G dengan memiliki standart standar Sub-6GH dan mmWave, Cat.18 LTE dijamin dengan standarisasi ini kemampuan upload dan download file menjadi super cepat.Tidak sampai disitu saja, prosesor baru Samsung ini juga mendukung opsi konektivitas Bluetooth 5.2, semua jaringan Wifi, dan FM Radio.  

Untuk kemampuan fotografi, Exynos 1080 sudah mendukung kamera tunggal berkemampuan 200MP atau dual 32MP+32MP. Dari kemampuan dukungan kamera tersebut SoC milik samsung ini mampu merekam gambar hingga 4K dengan kecepatan 60fps.Exynos 1080 juga compatible dan mampu berjalan lancar di ukuran layar WQHD+ dengan kecepatan refresh rate hingga 90Hz dan juga panel Full HD+ hingga 144Hz.



Saturday, November 14, 2020

Makin Gila, Xiaomi Luncurkan Charger 20Watt Murah yang Compatible dengan IPhone 12


Xiaomi memang tidak pernah abis akal dalam berinovasi, dan terus memberikan kemudahan serta penawaran murah dengan teknologi yang dibuatnya. Xiaomi mungkin melirik kondisi apple yang membuat perubahan besar dengan melakukan penjualan terpisah antara perangkat smarthphone dengan charger nya. Hal ini terjadi pada penjualan IPhone 12 dimana orang yang sudah membeli smarthphone apple tersebut dengan harga mahal namun tidak include dengan chargernya. Sungguh Ironi bukan? 
 
Dengan melihat kondisi tersebut mungkin saja Xiaomi bersimpati dengan pengguna Apple dan membuat fitur charger yang juga bisa compatible dengan perangkat IPhone 12 saat ini. Xiaomi yang tergabung dalam perusahaan rantai ekologis ZMI telah menciptakan adaptor charger dengan pengisian cepat yang diperuntukan untuk Xiaomi 10, iPhone 11, Samsung S10, iPad Pro, Nintendo Switch. Dan juga adaptor charger ini bisa digunakan untuk IPhone 12.Wah jadi terselamatkan deh buat yang beli Apple 12 tapi gak bisa beli chargernya heheeh. 
 
Adaptor charger yang bertegangan 20Watt ini memiliki tampilan selayaknya charger xiaomi pada umumnya warnanya putih dengan berat 43,8g dan terdapat port USB-Type C. 
 

Kelebihan charger xiaomi 20watt ini telah menggunakan teknologi penginderaan kapasitansi resistansi presisi tinggi, mendukung perlindungan tegangan berlebih, dan perlindungan arus berlebih.Tentu saja dengan kelebihan charger ini pengguna smarthphone yang terbiasa lupa waktu dalam mengecas smarthphone-nya tidak perlu takut lagi akan pengisian daya yang berlebih. 
 
Dilansir dari Gizmochina, Xiaomi juga menghadirkan perlindungan sirkuit pendek, perlindungan suhu berlebih, dan memiliki karakteristik interferensi anti-elektromagnetik, riak rendah, dan ketahanan terhadap listrik statis pada adaptor charging miliknya. 
 

Harga Charger Xiaomi MI 20Watt USB-C ini dihargai $5 atau sekitar 71 ribu rupiah saja dengan kurs dollar saat ini sekitar Rp. 14.222/usd nya.

Saturday, October 26, 2019

OnePlus Seri 7T akan jadi Smartphone Pertama pengguna Android 10


OnePlus 7T Series OS Android 10
Oneplus dikabarkan akan merilis smartphone baru mereka yaitu OnePlus 7T dan OnePlus 7T Pro. Tak hanya itu, smartphone tersebut juga dikabarkan akan menjadi yang pertama menggunakan OS Android 10. Merek smartphone yang baru muncul di tahun 2013 silam di China ini akan segera merilis smartphone tersebut pada tanggal 10 Oktober mendatang dengan Android 10 Q yang terpasang di smartphone tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh CEO OnePlus, Pete Lau, dia mengungkapkan kalau OnePlus akan menjadi produsen smartphone pertama yang menggunakan Android 10 dengan Google Apps dan Layanan di perangkat terbaru mereka. Hal ini juga dibenarkan didalam laman resmi Twitter Android.
Meskipun OnePlus belum mengkonfirmasi fakta fakta tersebut, namun ada kemungkinan juga smartphone OnePlus 7T dan 7T Pro akan menggunakan OxygenOS bukannya versi standar Android 10. OxygenOS sendiri merupakan overlay dari OnePlus yang mengubah beberapa desain perangkat lunak Android.

Untuk spesifikasinya sendiri OnePlus 7T Pro akan mengusung layar 6,65-inci beresolusi 1440×3100. Sedangkan, OnePlus 7T hanya memiliki layar seluas 6.55-inch beresolusi 2400×1080. Keduanya telah dilengkapi fitur pemindai sidik jari display in serta tampilan 90Hz.
Smartphone ini juga didukung dengan kapasitas baterai yang besar. Untuk OnePlus 7T Pro memiliki kapasitas baterai 4085 mAh, sedangkan OnePlus 7T didukung dengan  kapasitas baterai 3.800 mAh. OnePlus 7T Pro dan 7T juga akan ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 855+ dengan RAM 8GB. Sementara itu, OnePlus 7T memiliki internal storage sebesar 128GB atau 256GB, sedangkan OnePlus 7T Pro memiliki internal storage sebesar 256 GB.

Lebih lanjut kedua ponsel tersebut juga dikabarkan akan mengusung tiga kamera belakang, yang terdiri dari lensa utama beresolusi 48MP dengan bukaan lensa f/1.6 dan lensa ultra-wide (120 derajat) beresolusi 16MP dengan bukaan lensa f/2.2. Tidak hanya itu, kedua smartphone ini juga didukung dengan lensa telephoto, namun dengan spesifikasi yang berbeda dalam setiap serinya. Seri 7T Pro memiliki lensa telefoto 8MP f/2.4 dengan kemampuan 3x zoom, sedangkan kamera telephoto yang tersemat dalam 7T Pro yakni 12MP f/2.2 dengan kemampuan 2x zoom.

Untuk spesifikasi lebih lengkapnya bisa dilihat dibawah ini:

Spesifikasi OnePlus 7T

  • Layar: Fluid AMOLED 6.55 inci FHD
  • Resolusi layar : 2400x1080 90Hz
  • Prosesor : Qualcomm Snapdragon 855+
  • Kamera : 48MP+16MP ultra wide+12MP telephoto
  • OS : OxygenOS berbasis Android 10
  • RAM : 8GB
  • ROM : 128GB atau 256GB
  • Baterai : 3.800 mAh

Spesifikasi OnePlus 7T Pro

  • Layar: Fluid AMOLED 6.65 inci QHD
  • Resolusi layar : 3100x1440 90Hz
  • Prosesor : Qualcomm Snapdragon 855+
  • Kamera : 48MP+16MP ultra wide+8MP telephoto
  • OS : OxygenOS berbasis Android 10
  • RAM : 8GB
  • ROM : 256GB
  • Baterai : 4.085 mAh

Tuesday, October 1, 2019

Android 10 Go Edition, OS terbaru Android yang pas untuk smartphone murah meriah

Sebelumnya Google telah meresmikan OS Android terbaru mereka yaitu Android 10 pada awal September lalu. Namun tak lama setelah peresmian itu, Google kembali memperkenalkan OS yang lebih ringan namun memiliki tampilan yang hampir sama dengan android 10 yaitu Android 10 Go Edition.

Android 10 Go Edition ini, sangat pas bagi smartphone murah meriah berspesifikasi rendah. Untuk versi terbaru ini, Google akan fokus pada kecepatan untuk pengoperasian perangkat smartphone. Selain itu, Android 10 Go juga akan membuat konsumsi memori untuk aplikasi khususnya RAM jadi lebih efisien. Google juga terus meningkatkan sektor keamanan data dengan mengusung sistem enkripsi Adiantum.
Sistem tersebut diklaim bisa melindungi data tanpa mempengaruhi performa smartphone kalian. Dengan Adiantum, Google ingin meyakinkan pengguna smartphone low end bahwa data mereka tetap aman tersimpan di smartphone mereka. Pembaruan pada aplikasi di Play Store juga dijanjikan akan lebih terlihat menarik.

Beberapa aplikasi bawaan Google, seperti Gallery Go, YouTube Go, Maps Go, dan aplikasi Google Files dirancang dalam versi lite. Fitur lainnya, terdapat juga dukungan berbagi peer-to-peer untuk file, dan pengaturan penghemat data internet yang sudah di perbarui.

Rencananya Android 10 Go Edition ini akan segera dirilis menjelang akhir tahun ini di berbagai perangkat dan akan tersebar ke lebih dari 180 negara di dunia.

Wednesday, September 25, 2019

Smartwatch semakin 'Pintar' dengan Android Wear

Android merupakan salah satu sistem operasi yang terkenal diseluruh dunia, bahkan android menjadi sistem operasi dengan penggunaan terbanyak di dunia hingga saat ini. Pada umumnya kalian pasti melihat kegunaan sistem operasi ini hanya melalui smartphone kalian saja, namun sebenarnya sistem operasi Android ini dapat kalian gunakan di smartwatch kalian. Sistem Operasi tersebut dinamakan Android Wear
Android Wear adalah sistem operasi baru untuk perangkat wearable device yang dikembangkan Google, kini platform tersebut semakin populer sejak LG dan Samsung merilis perangkat smartwatch mereka. Produsen smartwatch tersebut telah membuat jam tangan mereka masing-masing, dimana LG telah menghadirkan LG G Watch dan Samsung dengan Samsung Galaxy Gear Live.

Selain LG dan Samsung, sejumlah produsen lainnya juga ikut memproduksi smartwatch serupa yang juga menggunakan Android Wear sebagai sistem operasi mereka, diantaranya adalah Motorola dengan Moto 360 dan ASUS yang baru saja merilis ZenWatch. Menariknya,  semua smartwatch itu  menjadi semakin ‘pintar’ karena Google telah memberikan update terbaru mereka pada sistem operasi Android Wear yaitu Android Wear version 2.6 pada tahun 2017

Update terbaru Android Wear, versi 2.6, membawa sejumlah fitur yang cukup menarik. Sepintas fitur-fitur ini mungkin terdengar sepele, akan tetapi manfaatnya tergolong cukup signifikan dalam aktivitas pengguna sehari-hari.

Yang pertama terkait notifikasi, di mana ukuran teks yang ditampilkan bakal beradaptasi dengan panjang-pendeknya pesan yang diterima. Kalau pesannya panjang, maka teksnya akan ditampilkan lebih kecil, demikian pula sebaliknya. Menurut Google, perubahan ini setidaknya bisa memunculkan satu baris teks ekstra, yang dampaknya cukup besar di layar semungil milik jam tangan. Android Wear 2.6 juga mempermudah pengguna untuk membuka aplikasi terakhir yang digunakan lewat sebuah shortcut pada watch face. Cara kerjanya kurang lebih mirip seperti yang ditawarkan Apple Watch. 

Panel Quick Settings juga dapat dimunculkan dengan mengusap layar ke bawah, kini mengemas indikator konektivitas seluler, Wi-Fi sekaligus Bluetooth. Di samping itu, sebuah indikator baru juga akan muncul ketika pengguna sedang mengunduh aplikasi. Versi baru ini turut menyempurnakan cara kerja gesture swipe ke samping dan long press. Tujuannya untuk mencegah penutupan notifikasi yang dilakukan tanpa sengaja. 

Namun pada tanggal 16 Maret 2018, Google secara resmi mengganti nama Android Wear menjadi Wear OS di akun resmi Twitter Google. Dalam kicauan yang disematkan tersebut, Google memperkenalkan nama barunya kepada 113 ribu pengikut. Walaupun dalam akun Twitter tersebut tidak tercantum alasan sebenarnya perubahan nama Android Wear menjadi Wear OS.
Tak hanya memajang desain dan nama baru, dalam situs tersebut, Google juga memperkenalkan Google Assistant "Hey Google" yang dapat memberikan informasi cuaca atau mengingatkan suatu agenda hanya dengan perintah suara. Hal hal tersebut yang membuat Smartwatch kalian menjadi semakin pintar setiap mendapat update terbaru